Aktivasi Asset

Banom Aktivasi Aset hipmi bandung berfokus pada optimalisasi aset-aset yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan. Aktivasi Aset hipmi bandung bekerja sama dengan pemerintah kota, Anggota Hipmi bdg, dan sektor swasta untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengelola aset-aset tersebut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kota Bandung merupakan ibukota Provinsi Jawa Barat, sebagai kota metropolitan yang sudah modern yang memiliki banyak aset daerah.

Hipmi Aktivasi aset didirikan atas dasar keprihatinan terhadap banyaknya aset daerah yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan. Aset-aset ini, seperti ruang publik, bangunan kosong, dan lahan terbengkalai, memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat bagi masyarakat jika dioptimalkan dengan baik.

Aset-aset yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti:

  • Penurunan kualitas hidup masyarakat: Kurangnya ruang publik yang aman dan nyaman dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat.
  • Kehilangan potensi ekonomi: Aset-aset yang tidak digunakan dapat menjadi sumber pendapatan jika dimanfaatkan dengan baik.
  • Penurunan citra lingkungan: Aset-aset yang terbengkalai dapat membuat lingkungan kota terlihat kumuh dan tidak menarik.

 

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan upaya untuk mengaktifkan aset-aset daerah yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan. Aktivasi aset adalah proses mengubah aset yang tidak digunakan menjadi aset yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Maka untuk itu HIPMI KOTA BANDUNG membentuk suatu Banom Aktivasi Aset

 

  1. Visi: Mewujudkan kota yang lebih hidup dan berkelanjutan melalui aktivasi aset yang inovatif dan kolaboratif.
     
  2. Misi:
  • Mengidentifikasi aset-aset kota yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan.
  • Mengembangkan strategi dan solusi inovatif untuk aktivasi aset.
  • Membangun jaringan dan Bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengimplementasikan solusi aktivasi aset.
  • Mendorong pengusaha-pengusaha anggota HIPMI maupun Non Hipmi untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi.
  • Memantau dan mengevaluasi dampak dari aktivasi aset.